Sosialisasi Padat Karya dan Pengembangan Potensi Desa Padukuhan Polaman Tahun 2024
Info Polaman Rabu (15/05/2024) di tempat Sekertariat Dusun Polaman berlangsung kegiatan Sosialisasi Padat Karya Pengembangan Potensi Desa Tahun 2024 yang akan berjalan di Padukuhan Polaman dan Ngincep. Dalam kesempatan ini hadir Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Dr Danang Wahyu Broto SE MSI., Perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta, Lurah Triwidadi yang diwakili Ulu-Ulu Bapak Mulyadi, Perwakilan Kapanewon Pajangan, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMKal) dan calon pekerja padat karya pengembangan potensi desa dari Dusun Polaman dan Ngincep
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Dr Danang Wahyu Broto SE MSI Dalam sambutannya beliau menyampaikan program padat karya yang di berikan di wilayah Kalurahan Triwidadi,Merupakan komitmen bapak danang dalam mendorong kesejahteraan dikalurahan Triwidadi. Semoga program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan potensi yang ada di wilayah Kalurahan Triwidadi.
Materi inti dari sosialisasi ini disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY. Beliau menyampaikan bahwa padat karya pengembangan potensi desa ini bersumber dari Dana Keistimewaan (Dais) Tahun Anggaran 2024. Sasaran dari pekerja padat karya ini adalah pengangguran dan setengah pengangguran yang berasal dari keluarga miskin. Program padat karya ini merupakan stimulan pengembangan potensi desa dengan memberikan material berupa semen dan upah tenaga yang nantinya di harapkan di tambah dengan adanya swadaya dari masyarakat dalam proses pelaksanaannya. Dalam proses pelaksanaannya nanti sejumlah orang pekerja tersebut akan di bagi menjadi 2 kelompok dengan 1 orang sebagai ketua kelompoknya, serta akan ada 1 orang yang bertugas sebagai petugas lapangan yang akan membantu dan mendampingi selama program ini berjalan.
Selanjutnya dalam materinya disampaikan bahwa pembangunan harus melihat beberapa aspek, aspek ekonomi dengan adanya pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Aspek sosial, pembangunan harus dapat mempertahankan kegiatan sosial seperti gotong-royong. dan Aspek Kelestarian Lingkungan, yang setiap pelaksanaan pembangaunan musti tetap menjaga kelestarian lingkungannya. Padat Karya Pengembangan Potensi Desa, di harapkan dengan adanya program ini mampu memberikan dampak terhadap potensi desa. Potensi desa sendiri dapat dipetakan dengan memandang potensi ekonomi yang ada, potensi sosial dan juga potensi seni-budaya yang kemudian dikembangkan bersama-sama dengan instansi/ pihak terkait baik pemerintah maupun akademisi
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin